PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEDESAPilkades Banjarwaru : Jika Melanggar Aturan Maka Siap Berhadapan Dengan Hukum
    Desa

    Pilkades Banjarwaru : Jika Melanggar Aturan Maka Siap Berhadapan Dengan Hukum

    Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak gelombang pertama se-Kabupaten Bogor tahun 2020 yang sedianya akan diselenggarakan pada 15 November mendatang, Saat ini sudah mulai terasa dan banyak

    08 Agustus 2020 pukul 10.05 WIBIwans
    Bagikan:
    Pilkades Banjarwaru : Jika Melanggar Aturan Maka Siap Berhadapan Dengan Hukum
    Pilkades Banjarwaru : Jika Melanggar Aturan Maka Siap Berhadapan Dengan Hukum.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Ciawi, PenaPublik.com - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak gelombang pertama se-Kabupaten Bogor tahun 2020 yang sedianya akan diselenggarakan pada 15 November mendatang, Saat ini sudah mulai terasa dan banyak diperbincangkan oleh warga dari berbagai kalangan. Begitupun disetiap Desa yang melaksanakan Pilkades tersebut sudah mulai nampak membentuk panitia pelaksana yang digagas oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melalui Musyawarah Desa (Musdes). Seperti di Desa Banjarwaru, yang saat ini sudah membentuk dan menetapkan panitia Pilkades bahkan mungkin yang pertama di Kecamatan Ciawi. Sedikitnya 6 Desa yang mengikuti Pilkades serentak gelombang pertama tahun 2020 di Kecamatan Ciawi. Menurut Asep Hadiyanto, Ketua Pilkades Banjarwaru saat ditemui diruang Sekretariat Pilkades mengatakan bahwa sampai dengan tanggal 9 Agustus ini pihaknya masih pada tahap kepanitiaan kemudian selanjutnya tanggal 10 - 14 Agustus penetapan tahapan jadwal dan penetapan anggaran biaya yang dibutuhkan oleh panitia Pilkades.

    Saat Pengambilan Sumpah Jadi Panitia Pilkades
    Saat Pengambilan Sumpah Jadi Panitia Pilkades
    "Nah dari tanggal 15 sampai 24 Agustus itu sekitar 9 hari adalah tahapan penjaringan dan pengumuman bakal calon menjadi calon Kepala Desa Banjarwaru selanjutnya itu penelitian berkas," terangnya pada Kamis (6/08). Saat disinggung soal anggaran Pilkades bersumber dari mana, Asep mengaku terkait anggaran tersebut yang pertama sumbernya dari APBD Pemkab Bogor. "Itu dihitung 20.000 ribu x Jumlah Hak Pilih dari DP4 data pemetaan pemilih dan bisa mengambil dari data Pilpres/Pileg tahun 2019 lalu ditambah dengan anggaran tabungan Pilkades untuk Desa Banjarwaru itu hanya 7,5 juta selain itu juga ada dari BHPRD yang saat ini sebesar Rp 18 juta," ungkapnya. Menurutnya, Tidak menutup kemungkinan jika anggaran tersebut itu kurang, Pihaknya akan meminta bantuan kepada Pemerintah Desa dan juga BPD. "Ya, Kita minta lagi ke Desa apakah mampu atau tidak untuk membiayai ini atau memungkinkan ada perubahan anggaran nantinya. Intinya sih panitia tidak boleh menerima biaya pendaftaran dari Calon. Kalaupun harus dari pihak ketiga itu bukan ranah panitia meminta bantuan tetapi itu adalah ranah BPD dan Pemerintah Desa," papar Asep yang juga pengurus LPM Desa Banjarwaru. Asep juga menegaskan terkait pendaftaran bagi bakal calon Kepala Desa sesuai aturan yang sekarang itu bebas biaya. "Betul kang, Siapa pun yang mendaftarkan diri ikut kontestasi Pilkades itu tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Dan kami himbau juga kepada para panitia itu senantiasa harus menjaga serta menjunjung tinggi sikap netralitas artinya tidak boleh berpihak kepada salah satu calon managing," tandasnya. Ditempat yang sama, Oman Abdurohman, Sekdes Banjarwaru mengaku bahwa dirinya dan rekan panitia yang lain sudah sepakat pada waktu pembentukan dan penetapan panitia akan menjaga dan menjunjung tinggi netralitas tanpa terkecuali. "Kami sepakat bahkan waktu itu diambil sumpahnya saat kegiatan Musdes penetapan panitia Pilkades pada 26 Juli lalu dan disaksikan banyak orang, Bagi kami yang kebetulan di Pemdes juga jika ingin jadi tim dari salah satu calon maka harus membuat pernyataan untuk mengundurkan diri dari kepanitiaan, Kalaupun itu dilanggar siap-siap aja berhadapan dengan hukum yang berlaku." pungkasnya. (Taufik)

    Penulis: Iwans|Editor: —
    FeaturedPEMERINTAHAN#Pilkades2020
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai ProgramDesa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Dukung Program Pemerintah, Pemdes Ciawi Gelar Rembug StuntingDesa

    Dukung Program Pemerintah, Pemdes Ciawi Gelar Rembug Stunting

    49 RT dan 11 RW di Desa Bendungan Ciawi Resmi Dilantik, Sekdes Dede : Selamat MengabdiDesa

    49 RT dan 11 RW di Desa Bendungan Ciawi Resmi Dilantik, Sekdes Dede : Selamat Mengabdi

    Lurah Cisarua Turun Gunung, Ikut Aksi Mungut Sampah Dilahan RumijaDesa

    Lurah Cisarua Turun Gunung, Ikut Aksi Mungut Sampah Dilahan Rumija

    BPD Gadog dan Pegiat Lingkungan Apresiasi Forkopimcam Megamendung Gagas Bebersih SampahDesa

    BPD Gadog dan Pegiat Lingkungan Apresiasi Forkopimcam Megamendung Gagas Bebersih Sampah

    Pasukan Orange Tugu Utara Puncak ; Lestarikan Alam Bukan Celoteh BelakaDesa

    Pasukan Orange Tugu Utara Puncak ; Lestarikan Alam Bukan Celoteh Belaka

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua