PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEDESAPilkades : Banyaknya Tahapan Kegiatan Otomatis Biaya Makin Membengkak
    Desa

    Pilkades : Banyaknya Tahapan Kegiatan Otomatis Biaya Makin Membengkak

    Pemilihan Kepala Desa serentak gelombang ketiga tinggal menghitung hari, Tepatnya hari Minggu tanggal 3 November 2019 sedikitnya 273 Desa se-Kabupaten Bogor sedianya akan menyelenggarakan hajat demokrasi rakyat yang digelar tiap 6 tahun sekali

    01 November 2019 pukul 07.45 WIBIwans
    Bagikan:
    Pilkades : Banyaknya Tahapan Kegiatan Otomatis Biaya Makin Membengkak
    Pilkades : Banyaknya Tahapan Kegiatan Otomatis Biaya Makin Membengkak.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Cisarua, PenaPublik.com - Pemilihan Kepala Desa serentak gelombang ketiga tinggal menghitung hari, Tepatnya hari Minggu tanggal 3 November 2019 sedikitnya 273 Desa se-Kabupaten Bogor sedianya akan menyelenggarakan hajat demokrasi rakyat yang digelar tiap 6 tahun sekali. Tahapan demi tahapan telah dilewati oleh segenap panitia baik tingkat Desa maupun tingkat Kecamatan. Namun disisi lain dari banyaknya tahapan-tahapan yang dilakukan, Tidak sedikit panitia di tingkat Desa merasakan keluh kesah hingga membengkaknya biaya pelaksanaan dari setiap tahapan. Seperti yang dikatakan H. M. Agus, S.E, Ketua panitia Pilkades Jogjogan saat ditemui disekretariat mengaku saat ini pihaknya seusai tahapan pelipatan surat suara sedang mengatur teknis dilapangan, Sebagian panitia ada yang mencopot banner atau spanduk para Calon karena 3 hari kedepan tahapan masa tenang. "Soal pagu anggaran sepertinya udah dikunci, Sementara anggaran lainnya seperti untuk mobilisasi warga datang ke TPS pada hariha nanti, Bimtek, Keamanan termasuk makan minum anggota Linmas dan unsur lainnya, Penyediaan ATK serta masih banyak lagi biaya-biaya yang mesti dikeluarkan oleh panitia sehingga otomatis semakin membengkak," tuturnya, Pada Kamis (31/10). Menurutnya, Jika melihat secara anggaran Pilkades ini memang sesuai dengan jumlah DPT seperti di Desa Jogjogan ini sebanyak 6.027 hak pilih dikalikan 15 ribu perorang total 90.450.000,. Namun melihat tahapan-tahapan yang cukup banyak secara otomatis biaya-pun semakin membengkak. "Kita juga gak berani minta bantuan kepara Calon karena kode etik dan tidak mau berbenturan dengan aturan, Kecuali para Calon ada kesadaran sendiri. Sedangkan paling besar biaya itu di ATK dan konsumsi lah itung-itungannya, Mudah-mudahan berjalan dengan lancar, Aman dan kondusif itu yang terpenting," tandasnya. Ditempat berbeda menurut Dede Rahmat, Anggota panitia Pilkades Tugu Utara saat ditemui diruang kerjanya mengaku bahwa Pilkades serentak tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di Tugu Utara sama halnya dengan di Desa Kopo yakni dengan sistem zonasi atau pemilihan secara tersebar sehingga hal tersebut membutuhkan biaya yang berbeda. "Di tahun 2013 dan tahun 2019 ini kebetulan juga menjadi panitia Pilkades, Sangat berbeda sekali, panitia dituntut bekerja keras untuk bisa efisiensi dan efektif dalam merumuskan dan mempergunakan anggaran tersebut. Banyak yang tidak tercover oleh penganggaran secara non teknis sehingga otomatis ada rekrutmen KPPS atau Petugas Pemilih yang harus ditambah. Juga material TPS dan APK serta lain-lainnya yang itu ternyata tidak berbeda secara penganggaran dengan yang terpusat," paparnya.

    Dede Rahmat, Anggota Panitia Pilkades Tugu Utara
    Dede Rahmat, Anggota Panitia Pilkades Tugu Utara
    Masih kata Dede, Ia menambahkan dengan metode atau sistem zonasi tersebut memungkinkan perekrutan sementara pagu anggaran itu tetap sama meskipun metode-nya berbeda secara teknis antara pemilihan terpusat dengan yang tersebar. "Sejujurnya tahun ini banyak hal-hal yang berbeda ditambah birokrasi agak menghambat tidak berjalan secara sistematis, Kedepannya ini perlu dikaji ulang dan dievaluasi kembali. Kepala Desa dan BPD punya ruang yang cukup untuk merubah RAPBDes atau APBDes itu sendiri untuk memuat kekurangan tadi, Kalau tidak tentu ini betul-betul akhirnya anggaran itu akan mati di angka yang disepakati diawal dan Tugu Utara menjadi salah satu Desa kepanitiaannya dengan anggaran yang sangat ngepres tidak punya keleluasaan sedikitpun. Akan tetapi kami sudah sepakat bersama panitia lainnya bahwa jika ada tenaga maupun waktu yang tidak terhargai secara profesionalisme bisa dimaklumi dan ini menjadi bagian sumbangsih kami untuk Tugu Utara, yang terpenting Pilkades 3 November bisa berjalan sukses tanpa ekses." pungkasnya. Reporter : Taufik

    Penulis: Iwans|Editor: —
    FeaturedDEMOKRASI#Pilkades2019
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai ProgramDesa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Dukung Program Pemerintah, Pemdes Ciawi Gelar Rembug StuntingDesa

    Dukung Program Pemerintah, Pemdes Ciawi Gelar Rembug Stunting

    49 RT dan 11 RW di Desa Bendungan Ciawi Resmi Dilantik, Sekdes Dede : Selamat MengabdiDesa

    49 RT dan 11 RW di Desa Bendungan Ciawi Resmi Dilantik, Sekdes Dede : Selamat Mengabdi

    Lurah Cisarua Turun Gunung, Ikut Aksi Mungut Sampah Dilahan RumijaDesa

    Lurah Cisarua Turun Gunung, Ikut Aksi Mungut Sampah Dilahan Rumija

    BPD Gadog dan Pegiat Lingkungan Apresiasi Forkopimcam Megamendung Gagas Bebersih SampahDesa

    BPD Gadog dan Pegiat Lingkungan Apresiasi Forkopimcam Megamendung Gagas Bebersih Sampah

    Pasukan Orange Tugu Utara Puncak ; Lestarikan Alam Bukan Celoteh BelakaDesa

    Pasukan Orange Tugu Utara Puncak ; Lestarikan Alam Bukan Celoteh Belaka

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua