PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKMiris, Nenek Renta Rawat Anak Penderita ODGJ
    Melirik

    Miris, Nenek Renta Rawat Anak Penderita ODGJ

    Kasih Ibu sepanjang masa, itulah yang kini dilakukan oleh Ratu Suchriah (67), potret salah satu warga di Kabupaten Bogor

    06 Maret 2019 pukul 06.39 WIBIwans
    Bagikan:
    Miris, Nenek Renta Rawat Anak Penderita ODGJ
    Miris, Nenek Renta Rawat Anak Penderita ODGJ.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Babakan Madang, PenaPublik.com - Kasih Ibu sepanjang masa, itulah yang kini dilakukan oleh Ratu Suchriah (67), potret salah satu warga di Kabupaten Bogor. Seorang janda tua yang harus merawat anaknya seorang diri di diagnosa menderita gangguan jiwa di rumah kontrakan yang kotor dan bocor. Saat tim penapublik menyambangi kediamannya di Perum Gria Alam Sentul Blok B7 No 25, Rumah yang berukuran 1 Kamar tidur tersebut nampak terlihat sangat berantakan bahkan bisa dikatakan tidak layak untuk dihuni karena sangat tidak sehat. Adalah Ratu Suchriah (67), Janda tua yang KTP alamatkan Desa Sentul RT 02 RW 01 tersebut mengatakan, anak nya Atina Rahman (32) sudah menderita gangguan sakit jiwa hampir 10 tahun lebih, sejak duduk di bangku kuliah semester 3. "Awalnya kecelakaan sama kakaknya, kakaknya meninggal dia terbentur dan sakit, sejak kejadian itu sering marah-marah dan mukul-mukul tembok. Bahkan saya juga suka kena pukul, pernah di sambangi oleh orang yang mengaku dari Dinas Sosial katanya mau di bawa ke Rumah Sakit tapi harus nunggu kamar kosong dulu," ungkapnya, pada Selasa (5/3). Dirinya mengaku hingga kini belum menerima bantuan yang dirasakan dari Pemerintah, baik dari Desa maupun Kabupaten Bogor. "Katanya ada program untuk orang miskin tapi saya tidak mendapatkan PKH atau bantuan apapun dari Pemerintah, selama ini yang menjadi tulang punggung anak laki-laki saya yang tinggal di Sentul. Mulai dari urusan makan hingga bayar kontrakan dia yang bayar," keluhnya.

    Kondisi dalam rumah kediaman Atina Rahman, berlokasi Perum Gria Alam Sentul Blok B7 No 25
    Kondisi dalam rumah kediaman Atina Rahman, berlokasi Perum Gria Alam Sentul Blok B7 No 25
    Ratu berharap agar ada pihak yang peduli dan dapat memasukan anaknya ke panti atau Rumah Sakit jiwa yang gratis. "Saya punya BPJS cuma tidak gratis, dan sudah tidak sanggup bayar, sekarang aja sudah nunggak 3 bulan. Semoga ada pihak yang bisa membantu untuk menyembuhkan anak saya, karena kalo lagi kambuh, dia suka teriak-teriak, mukul-mukul tembok, bahkan mukul saya, agar tinggak menggangu ketenangan tetangga apalagi saya disini hanya ngontrak." pungkasnya hingga menitikkan air mata. Dengan adanya pemberitaan ini, berharap agar Pemerintah Desa Babakan Madang, Kecamatan Babakan Madang, dan Dinas Sosial Kabupaten Bogor berupaya bagaimana mencari solusi agar setidaknya bisa meringankan beban nenek Ratu janda tua tersebut. Reporter : Nay Editor : Taufik

    Penulis: Iwans|Editor: —
    FeaturedSOSIAL#ODGJ
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua